JAKARTA – Resmi dikukuhkan, organisasi relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (Rel MBG) kini bersiap mengambil peran strategis dalam mengawal keberhasilan program pembangunan nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam acara Silaturahmi Nasional yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (8/8/2026), Ketua Umum Rel MBG, Roy Marjuk, memberikan pesan tegas kepada seluruh jajaran pengurus baru.
Ketua Umum Roy Marjuk menekankan bahwa amanah yang diemban oleh para relawan bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia mewanti-wanti agar seluruh pengurus tidak terjebak dalam retorika semata.
"Jangan pernah merasa bahwa kita paling baik atau paling berjasa. Setelah pengukuhan ini, saya ingin pengurus Rel MBG menjadi individu yang bertanggung jawab dan memiliki jiwa sosial tinggi. Jangan menjadi relawan yang hanya pandai berbicara," tegas Roy di hadapan sekitar 350 peserta dan perwakilan pemerintah yang hadir.
Mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kehadiran Rel MBG ditujukan untuk menjadi mata dan telinga pemerintah di lapangan. Ketua Umum REL MBG Roy Marjuk menyatakan bahwa organisasi ini berkomitmen untuk bersinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan program Makan Bergizi Gratis tepat sasaran, transparan, serta memiliki standar keamanan pangan yang terjaga.
"Sikap kritis tetap diperlukan agar setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak berhenti pada slogan. Yang baik kita dukung, yang kurang baik kita luruskan," tambahnya.
Roy juga menyoroti pentingnya keterlibatan ekonomi lokal dalam keberhasilan program ini. Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan dari petani dan pelaku usaha daerah akan menciptakan multiplier effect yang dapat menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.

Prinsip Gotong Royong sebagai Fondasi Utama
Dalam acara tersebut, Dewan Pembina Rel MBG, M. Qodari, juga turut hadir memberikan dukungan. Roy Marjuk menegaskan bahwa perbedaan asal daerah maupun pulau tidak boleh menjadi sekat bagi relawan. Baginya, semangat gotong royong dan kesetiaan terhadap NKRI adalah prinsip mutlak yang tidak bisa ditawar.
"Kita punya satu bendera, satu Merah Putih. Kita tidak bertanya apa yang dapat diberikan rakyat kepada kita, melainkan apa yang bisa kita berikan untuk rakyat. Jauhkan organisasi ini dari kepentingan kelompok tertentu. Fokus kita hanya satu: pelayanan terbaik untuk masyarakat di seluruh pelosok negeri," pungkas Roy.
Dengan pengukuhan ini, Rel MBG menegaskan posisi mereka sebagai garda terdepan yang siap mengawal kesejahteraan anak-anak bangsa, dengan mengedepankan kerja nyata, transparansi, dan kolaborasi lintas sektor demi kemajuan Indonesia.



